Minggu, 19 Juni 2016

10 Kuliner Khas Indramayu yang Banyak Dicari Orang



Indramayu adalah salah satu kabupaten di Jawa Barat dengan pusat pemerintahan terletak di Indramayu. Sedari dulu, kabupaten yang terletak di kawasan pantura ini terkenal dengan buah mangganya yang memiliki rasa yang nikmat. Padahal, banyak kuliner khas Indramayu yang tidak kalah lezatnya dengan buah mangga tersebut. Apa saja makanan khas tersebut?

1. Pindang Gombyang Manyung

Salah satu kuliner khas dari Indramayu yang populer adalah pindang gombyang manyung. Pindang gombyang manyung ini mirip dengan gulai. Yang berbeda adalah bahan baku yang diolah menggunakan kepala ikan. Ikan yang digunakan adalah ikan manyung. 

Rasa dari pindang gombyang manyung ini sangatlah kaya. Bumbunya yang terdiri atas beberapa rempah-rempah khas Indonesia yang memang memiliki rasa yang khas, seperti jahe, kunyit, lengkuas, kemiri, bawang putih, bawang merah, dan beberapa bumbu rahasia lainnya. Sebagai tambahan, dalam menu pindang gombyang manyung diberi tambahan belimbing wuluh dengan rasanya yang segar. 

Untuk dapat merasakan pindang gombyang manyung, Anda bisa menemukannya di sekitar Pantai Utara Indramayu. Menu pindang gombyang manyung disajikan dengan nasi dan lalapan seharga Rp 15.000.

2. Nasi Lengko

Kuliner khas wilayah Indramayu lainnya adalah sega lengko atau yang dikenal dengan sebutan nasi lengko. Seperti namanya, nasi lengko ini merupakan penganan yang berbahan dasar nasi yang ditambah beberapa bahan makanan lain. Di Indramayu, nasi lengko ini sering dijadikan menu sarapan. Selain harganya murah, nasi lengko ini juga bernilai gizi yang tinggi.

Isian dari nasi lengko sendiri di antaranya adalah nasi putih yang biasanya disajikan panas-panas. Diatas nasi biasanya ditaburi irisan tahu goreng dan tempe goreng, serta sayuran. Sayuran dalam nasi lengko di antaranya adalah mentimun mentah yang diiris atau dicacah, tauge yang sebelumnya telah direbus, dan daun kucai yang dipotong kecil-kecil.

Bahan baku nasi lengko tersebut kemudian disiram bumbu kacang yang mirip dengan bumbu rujak atau pecel. Untuk kepedasan, dapat disesuaikan dengan selera pembeli. Tidak sampai disitu, nasi lengko yang lengkap dengan bahan pelengkap dan bumbu kacangnya tersebut kemudian disiram dengan kecap manis yang encer seperti kecap inggris. Untuk menambah kelezatan rasa dan aroma, nasi lengko ini kemudian ditaburi bawang goreng yang gurih.

3. Rumbah

Jika Jakarta punya gado-gado dan Bandung punya Lotek maka Indramayu punya rumbah. Sama seperti halnya gado-gado atau lotek, rumbah merupakan penganan yang terdiri atas sayuran yang sebelumnya sudah dimasak dengan cara direbus. Beberapa sayuran yang biasa digunakan pada menu ini adalah kangkung, kacang panjang, tauge, timun, kol, dan beberapa jenis sayuran lainnya. Bahan baku tersebut kemudian disiram bumbu kacang.

Yang membedakan rumbah dengan makanan sejenis lainnya, seperti gado-gado, lotek, atau pecel adalah kuah tambahan yang digunakan. Jika pada gado-gado, lotek, atau pecel bumbu yang digunakan cukup bumbu kacang maka lain dengan rumbah. Bahan baku yang terdiri atas sayur-sayuran yang sudah disiram dengan bumbu kacang, akan ditambah dengan sambal asem dan dicampur dengan air petis. Air petis ini terbuat dari air sisa masak ikan laut yang menggunakan gula merah.

Bagi Anda yang penasaran dengan menu sehat, kaya serat, dan non-hewani ini, dapat Anda temui di Jalan Pantura Eretan Kulon, Indramayu. Disana, ada satu tempat makan bernama Rumbah Darinih yang terkenal hingga wisatawan mancanegara.

4. Burbacek

Kuliner khas Indramayu lainnya adalah burbacek. Burbacek ini merupakan singkatan dari bubur, rumbah, dan cecek. Seperti halnya namanya, burbacek ini terbuat dari bubur nasi biasa yang ditambah dengan rumbah khas Indramayu, serta cecek atau kikil sapi.

Kikil sapi yang tersaji dalam menu burbacek ini terlebih dahulu dimasak dengan parutan kelapa yang diberi bumbu cabe merah. Dengan rasa pedas asam dari rumbah yang segar dan cecek yang gurih serta pedas, burbacek ini sangat cocok dikonsumsi siang hari dibawah pohon rindang khas laut Indramayu.

5. Kue Koci

Kuliner lain yang juga khas Indramayu adalah kue koci. Kue koci ini sering ada di acara-acara pesta masyarakat Indramayu. Di kawasan Bandung, kue koci ini lebih dikenal dengan sebutan bugis. Biasanya kue koci ini juga selalu didampingi dengan kue nagasari.

Kue koci terbuat dari tepung ketan yang berbentuk prisma. Tepung ketan ini dibuat adonan dan dibentuk prisma. Didalam tepung ketan biasanya diisi dengan parutan kelapa yang dimasak dengan gula merah. Ada juga yang mengisinya dengan kacang hijau yang dihaluskan dengan gula. Umumnya, kue koci ini dibungkus dengan daun pisang yang dimasak dengan cara dikukus. Proses pematangan kue ini cukup lama dibanding nagasari.

6. Blendung

Blendung merupakan penganan khas Indramayu yang terbuat dari jagung. Untuk dibuat blending, jagung terlebih dahulu dipreteli dagingnya kemudian direbus hingga matang. Setelah matang, jagung kemudian ditaburi parutan kelapa, sehingga rasa gurih alami dari kelapa mendominasi dari makanan khas Indramayu ini.

7. Blengep

Jika sebelumnya banyak makanan dari Indramayu yang terbuat dari ketan, bebeda dengan blengep yang terbuat dari singkong yang diolah. Blengep ini merupakan camilan tradisional khas Indramayu yang banyak dibuat oleh masyakata Indramayu pada umumnya. Singkong yang akan dijadikan belengep ini biasanya diisi dengan gula merah dan diatasnya ditaburi potongan kelapa kecil-kecil yang sebelumnya sudah digoreng.

8. Dodol Indramayu

Dodol merupakan makanan khas Indonesia yang disetiap daerahnya banyak macamnya. Tidak hanya Garut yang terkenal sebagai daerah penghasil dodol terenak di Indonesia. Indramayu pun memiliki ragam dodol yang tidak kalah lezat dan enaknya.

Indramayu memiliki dua macam dodol yang tentu saja lezat. Dodol Indramayu terdiri atas dua jenis, yaitu dodol lolos dan dodol gula merah. Dodol lolos biasa juga disebut dodol basah. Sama seperti dodol pada umumnya, dodol basah juga terbuat dari tepung beras yang diberi gula merah. Yang membedakan dodol yang satu ini adalah teksturnya yang sedikit lebih basah dan diatasnya diberi toping ampas santan yang menggumpal.

Sedangkan untuk dodol gula merah Indramayu pada umumnya sama dengan dodol khas Betawi. Banyak inovasi dari dodol yang satu ini. Tidak hanya gula merah yang digunakan untuk menjadi bahan dasar dodol. Ada juga yang menggunakan gula putih, sehingga warna dari dodol lebih putih.

9. Pedesan Entog

Makanan khas Indramayu lainnya adalah pedesan entog. Pedesan entog merupakan olahan dari daging serati atau entog (sejenis bebek yang memiliki tekstur daging lebih tebal). Daging serati atau entog ini terkenal amis dan kenyalnya, namun dengan proses masakan seperti ini amis dari entog sama sekali tidak tercium.

Dengan banyaknya rempah-rempah dalam bumbu pedesan entog ini membuat citarasa masakan tersebut sangat kaya. Ditambah lagi dengan tambahan cabe dan merica yang cukup, rasa pedas yang dihasilkan pun dapat ditoleransi oleh tubuh.

10. Emping Tike

Penganan khas Indramayu lainnya adalah emping tike. Emping tike merupakan hasil kreasi masyarakat Indramayu yang mengolah rumput teki menjadi penganan yang nikmat. Rumput teki yang merupakan rumput liar di daerah Indramayu memang banyak tumbuh dimana-mana. Melihat kondisi tersebut maka pengrajin makanan di Indramayu berkreasi menjadikan rumput liar tersebut menjadi penganan yang lezat dan diminati oleh semua orang.

Proses pembuatan emping tike ini sama dengan pembuatan emping pada umumnya. Mula-mula umbi rumput teki ini disangrai terlebih dahulu, kemudian dipipihkan layaknya emping melinjo. Setelah pipih, umbi rumput ini kemudian dijemur langsung dibawah terik matahari agar kandungan airnya hilang. Setelah kering, emping ini siap digoreng.

Bagi Anda yang penasaran dengan rasanya, Anda bisa menemukan oleh-oleh khas Indramayu ini di sejumlah kecamatan di Indramayu, ada juga yang menjualnya via online. Biasanya emping tike ini dijual per kilo seharga Rp 100.000. Ada juga penjual yang menjualnya dengan kemasan yang berbeda-beda, seperti ukuran setengah kilo gram hingga seperempatnya.

Masih banyak makanan khas Indramayu yang populer dikalangan wisatawan, seperti docang, gatot, jalabiya, jongkong, ragit, ampo, krawu, dan masih banyak lagi.


BAGIKAN

Author:

Mari kita majukan Indramayu melalui tulisan kita, mari berdiskusi di forum Visit Indramayu.

0 komentar: